Jendela Orpheus

Asyik! hari jumat paket pesanan saya datang! 1 set komik Jendela Orpheus 1-18! jadi terharu akhirnya setelah Rose Of Versailles, i have another Riyoko Ikeda’s masterpiece! beliau merupakan Top 5  mangaka favorit saya! (Riyoko Ikeda, Kyoko Ariyoshi, Saito Chiho, George Asakura, Yumiko Oshima)

jendela Orpheus, 1-18 yay!

Such a beutiful art! i really enjoy the drawing so much! all the pretty dresses, all the beautiful royal ladies and gentelman, gosh! makes me want to live in 19 -20 era! saya merupakan penggemar berat grand/royal ladies sejak baca komik – komik Jepang tahun 70-80an yang dipioneri Rose Of Versailles. Dan impian terpendam saya itu ya (hampir sama kaya cewe2 lain di dunia) jadi putri bangsawan yang selalu pakai gaun – gaun yang super indah dan elegan, makan kue – kue yang cantik dan enak, nonton konser musik klasik, ikut pesta topeng, dan bertemu bangsawan yang tampan! layaknya si Marie Antoinette!

keren banget gambarnya..

Dan lagi – lagi komik memberi saya pengetahuan dan ilmu lebih dari buku sejarah yang terkadang membosankan! Komik ini bersetting di Jerman dan Rusia sebelum dan ketika perang dunia pertama, dengan karakter utama Julius, cewek keturunan  keluarga Alensmeier yang terpaksa harus jadi cowok untuk bisa dapat warisan ayahnya (kakak – kakaknya semua cewek). Inti cerita ada pada legenda sebuah Jendela yang dinamakan Jendela Orpheus, (yang diambil dari kisah legenda percintaan antara orpheus dan Euridyce), dimana kalau sepasang laki – laki dan perempuan saling lihat – lihatan melalui jendela itu, mereka akan menjalani sebuah takdir percintaan yang akan berakhir tragis. dan itu jadi kenyataan deh pada akhirnya 😦 memang sih kayaknya antiklimaks banget pas liat  Julius tenggelam disungai karena dibunuh….. Jacob???!! astaga, padahal kita sudah melupakan orang itu sejak jilid 8!! padahal harusnya di jilid terakhir itu  Julius menerima cinta Issac, menikah, menjadi pasangan musisi bahagia, Issac mendapatkan kejayaannya kembali dan mereka membesarkan Hubert bersama!! ahhhhhh.. ;'( maaf terbawa emosi! — yah tapi kalau terlalu happy ending juga sebenernya kurang seru sih, ga ada perasaan menggigitnya!! i know Mrs. Ikeda.. I know!! (ngambek)—- padahal imajinasi yang lebih ekstrim lagi si Julius diajak kawin lari ama jendral Yuspov  yang tiba – tiba gak jadi mati  haha.. *O* that would be moree heart pumping alias saya yang bakal kesenengan sendiri.. (maaf tiba – tiba jadi sinetron banget)!!—

Yuspov, Klaus, Issac, pilih yang mana ya?

Kalau melihat Julius kita pasti bakal langsung inget sama Oscar di Rose Of Versailles, karena mereka sama – sama memiliki rambut emas yang indah dan ceritanya kalau lihat wajahnya orang – orang bakal langsung teringat akan  Aphrodite (dewi kecantikan Yunani) jadi kebayang kan cantiknya kayak gimana, bicara soal Julius, saya jadi ngebayangin, bakal kayak gimana ya kalau dia benar – benar ada, soalnya saya penyuka “cowok cantik”, dan segala sesuatu yang androgini, Julius ini pasti keren banget, dan lagi semua tokoh – tokoh Riyoko Ikeda ini cantik – cantik semua, saya selalu membayangkan bagaimana ya kalau tokoh – tokoh ini jadi nyata? ohmygosh.. *tiba tiba jadi deg-degan ngebayangin Issac beneran ada dan lagi main piano*

Julius

Hm.. okay, kalau mau mainin imajnasi (lagi),, saya punya 2 kandidat yang kalau lihat wajahnya saya bisa langsung inget gambar2 Riyoko Ikeda, (emang hobi saya menghayalin siapa yang cocok jadi pemeran utama komik),   pertama  si Florence and the machine yang punya muka klasik banget, pucat ala wanita wanita abad pertengahan, kalau biasanya wanita abad petengahan itu kan curvy2, tapi karena gambar – gambar Riyoko cenderung kurus dan tipis2, kebetulan si florence ini juga  kurus, jadi imagenya pas banget!!

Florence & The machine

Nomor dua adalah si supermodel Daria Werbowy yang bukan hanya super cantik tapi juga punya image androgini, cocok nih buat jadi Julius yang udah gede *_* haha..

Daria werbowy as Julius?

Tapi betapa kagetnya saya pas tahu kalau dulu sekitar tahun 70an ada aktor remaja yang sempet ngetop banget dan jadi inspirasi di kalangan  komikus Jepang, salah satunya adalah Keiko Takemiya yang bikin manga berjudul “Kaze To Ki No Uta” / The poem Song of Wind And Trees , komik shojo pertama yang beraliran Yaoi (percintaan antar sesama anak laki – laki).  Dia adalah Bjorn Andersen yang main sebagai  Tadzio di film Death in Venice, kemunculannya di situ benar – benar fenomenal karena dia jadi anak cowok yang cantik banget! ceritanya dia  membuat seorang pria paruh baya jatuh cinta sama dia dan gak bisa berhenti mengaguminya. Film Bjorn cuma satu, tapi kemunculannya di film itu tetap melegenda sampai sekarang. Konon dia juga yang jadi model untuk tokoh Julius, hm.. kalau lihat dari fotonya, gak heran, mirip banget sama Julius! saya sampai terkesima, cantik banget si Bjorn! Saya bisa tenang sekarang kalau Julius aslinya kayak gini, saya bisa ngerelain Isaac, Klaus dan Yuspov deh! Dan kabar baik buat pencinta Julius yang penasaran gimana kalau dia jadi nyata! hehe..

Bjorn andersen, Inspiraion for Julius?

komik Kaze To Ki No Uta

Gilbert dalam komik Kaze To Ki No Uta, terisnpirasi dari Bjorn Andersen.

Oke balik lagi ke jendela Orpheus, Komik ini bisa dibilang karya roman yang luar biasa (memang Riyoko Ikeda sempat dapat beberapa penghargaan atas komik ini, walaupun gak sebooming Rose Of Versailles dan Lady Oscar). Komik ini begitu kompleks dan berliku hingga kita juga terbawa emosi yang diciptakan Riyoko, Serasa bisa mendengar denting piano Issac Weishut, serasa jadi putri seanggun Annelote, serasa tinggal di puri, serasa bisa bahasa Jerman dan Perancis,  serasa pengen gigit mawar di mulut, hehe,, jadi  krisis identitas nih, serasa ikutan jadi bangsawan pada era itu! ahh,, wheres my tea?? sepertinya saya idup di era yang salah nih, jadi males banget nonton tv  dan melihat dunia modern yang udah gak indah lagi ini! saya ingin hidup di era dimana musik masih begitu murni, wanita masih begitu anggun dengan gaun dan payung berenda, dan  cinta masih begitu agung, bagai Orpheus dan Euridyce!

famous rose bite!

Advertisements

11 thoughts on “Jendela Orpheus

  1. i love Jendela Orpheus very much…… kisah cinta turun temurun, oh, my lovely window… ^_^

    saya yang jadi Euridica dan kamu yang jadi Orpheus nya… gimana menurut kamu?? hahahaha 😛

  2. aq suka cerita nya, emang rada tragis akhir nya,, apalagi saat klaus di bunuh dan julius kehilangan bayi nya,, iigghhhhh bikin mewek tapi ngebaca blog ini jadi kepingin baca lagiii,,,,,,, cari di mana yahhhh,,,

  3. Wah akhirnya ketemu teman yg sama2 penggemar jendela orpheus! 😀
    Iya,aq juga kadang berkhayal persis spt yg punya blog,julius sama yuspov atau isaac.unfortunately, they don’t 😥
    anyway,yuspov itu ternyata diambil dari tokoh nyata,emang benaran ada suami keponakan Tsar Nikolai II yg namanya Yu…blabla.
    *cari komik jendela orpheus lagi kayaknya ne*

  4. emmmm sapa yang tahu tempat cari komik antik yah<<<
    ku cari dah lama susah nemuin komik jendela orpheus lagi,,,, hiks hiks

  5. aku udah nemuuuu kandidat yg cocok menggambarkan julius. coba search deh namanya Sólveig Káradóttir … istrinya Dhani Harrison. ya ampun itu cewek wajahnya menurutku rada androgyni meskipun udah didandani..

  6. ohh.. cantik sihh! 😀 tapi mnurut aku shes really feminine type.. 🙂 uhmm.. mungkin cocok untuk Maria barbara.. 😀 or.adiknya Issac??? hihihi (udah kaya tukang casting) anyway thank you for ur comment! 🙂 saya udah lama ga buat artikel di blog nih.. karna ada komen kamu jadi mampir lgi deh ke blog ini….:D 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s